JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menanggapi berbagai prediksi sejumlah pengamat yang menyebut perekonomian Indonesia berpotensi terpuruk di tengah dinamika global. Menurutnya, pandangan tersebut terlalu pesimistis dan tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil ekonomi nasional saat ini.
Prabowo menilai sebagian analisis yang berkembang justru menunjukkan cara pandang yang sempit terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. Ia menegaskan bahwa hingga kini berbagai indikator ekonomi nasional masih menunjukkan kinerja yang positif.
“Ekonomi kita masih berjalan dengan baik. Banyak indikator yang menunjukkan kondisi yang stabil dan bahkan mengalami pertumbuhan,” ujar Prabowo dalam keterangannya.
Presiden juga menyinggung adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai tidak menginginkan pemerintah berhasil menjalankan berbagai program pembangunan. Ia menilai kritik yang muncul tidak sepenuhnya murni analisis ekonomi, melainkan bisa saja dipengaruhi kepentingan tertentu.
Menurut Prabowo, pemerintah tetap fokus menjalankan program-program strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di tengah ketidakpastian global, pemerintah juga terus mendorong investasi, memperkuat sektor industri, serta menjaga daya beli masyarakat sebagai upaya memastikan ekonomi nasional tetap tumbuh secara berkelanjutan.
Pemerintah, lanjut Prabowo, membuka ruang bagi kritik dan masukan dari berbagai pihak. Namun ia berharap analisis yang disampaikan kepada publik tetap berbasis data yang objektif dan tidak menimbulkan pesimisme yang berlebihan di tengah masyarakat.










