KAUSA.CO.ID, MOROWALI — Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Morowali memastikan hingga kini belum ditemukan kasus penyakit Nipah (Nipah Virus/NiV) di wilayah Morowali, Sulawesi Tengah.
Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Krisis Kesehatan Dinkes Morowali, Nurasiah Musa, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti edaran Kementerian Kesehatan RI terkait peningkatan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Virus Nipah.
“Sebagaimana edaran dari Kementerian Kesehatan untuk peningkatan kewaspadaan penyakit Nipah, itu sudah kami tindak lanjuti dengan menerbitkan edaran di tingkat kabupaten,” ujar Nurasiah saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Morowali, Senin (9/2/2026).
Edaran tersebut, lanjut Nurasiah, telah diteruskan ke seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit di Kabupaten Morowali sebagai langkah antisipatif dini.
“Kami teruskan ke seluruh puskesmas dan rumah sakit agar meningkatkan kewaspadaan serta pemantauan,” jelasnya.
Meski demikian, Dinkes P2KB Morowali menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kasus Nipah yang terdeteksi, baik melalui layanan rumah sakit maupun puskesmas.
“Sampai sekarang belum ada kasus yang menular ke Morowali. Belum ada yang terdeteksi, baik dari rumah sakit maupun puskesmas,” tegas Nurasiah.
Ia menambahkan, Dinkes P2KB Morowali akan terus memperkuat sistem kewaspadaan dini, pemantauan epidemiologis, serta kesiapsiagaan tenaga kesehatan sesuai arahan Kementerian Kesehatan, guna memastikan respons cepat jika ditemukan kasus yang mengarah pada penyakit menular tersebut.










